• 22 November 2023
  • 6006 Pembaca

STRESS YANG TIDAK DITANGANI DAPAT MENYEBABKAN GERD

Penyakit asam lambung adalah penyakit yang menyerang saluran pencernaan dan salah satu organ penting yaitu lambung yang dapat menyerang siapa saja, dari kalangan anak-anak hingga dewasa.

Gastroesophageal Reflux (GERD) adalah gangguan pada sistem pencernaan manusia, dimana asam lambung dan isi perut mengalir kembali ke kerongkongan (esofagus). Aliran balik atau refluks inilah yang dapat menyebabkan adanya sensasi perih dan panas seperti terbakar di bawah tulang dada atau dikenal dengan istilah heartburn.

 

Gejala GERD

Gejala GERD yang sering dialami selain heartburn atau rasa terbakar di dada adalah seperti berikut ini:

  • Mual
  • Rasa pahit di mulut
  • Karies pada gigi
  • Regurgitasi (makanan kembali ke mulut dari kerongkongan)
  • Nyeri menelan atau kesulitan menelan
  • Batuk kronis
  • Sakit tenggorokan dan suara serak
  • Bau mulut

Pada masyarakat awam, penyakit GERD sering disamakan dengan Maag karena sama-sama mengalami permasalahan pada organ lambung.  Maag akut adalah peradangan dan pembengkakan yang terjadi pada lapisan lambung secara tiba-tiba yang mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa, namun sifatnya sementara.

 

Penyebab GERD

GERD dapat disebabnya banyak hal, antara lain:

  • Tekanan pada perut seperti yang dialami ibu hamil, namun jika tidak terjadi penambahan berat badan yang banyak, rasa panas pada dada tersebut akan hilang setelah melahirkan.
  • Makanan yang tinggi lemak, pedas, susu, gorengan
  • Efek obat-obatan seperti: obat asma, tekanan darah tinggi, alergi, sampai obat penenang
  • Kegemukan
  • Gangguan jaringan ikat, seperti scleroderma

Ada juga beberapa perilaku berisiko yang dapat memperburuk kondisi GERD, seperti:

  • Merokok
  • Makan malam terlalu larut
  • Terlalu banyak makan
  • Mengonsumsi makanan dan minuman pemicu GERD
  • Stress

Apakah Stress berkaitan GERD?

Berbagai macam stress juga dapat menjadi pemicu seseorang mengalami GERD. Beberapa kemungkinan alasan fisik dengan kaitan hubungan stres dan penyakit asam lambung dapat terjadi, yaitu:

  1. Stres dan kecemasan mengurangi tekanan pada katup kerongkongan bawah, yaitu pita otot yang menjaga perut tetap tertutup dan mencegah asam kembali ke kerongkongan.
  2. Respon stres dan kecemasan menyebabkan ketegangan otot yang berlangsung lama. Jika hal ini memengaruhi otot-otot di sekitar perut, dapat meningkatkan tekanan pada organ ini dan mendorong asam naik ke atas.
  3. Tingkat stres yang tinggi meningkatkan produksi asam lambung.

Pada orang yang memiliki tingkat stres tinggi, gejala penyakit asam lambung seperti nyeri dan mulas, akan terasa lebih parah dibanding orang yang tidak stres. Selain itu, penyakit asam lambung juga dapat menjadi sumber utama stres bagi manusia.

 

Penanganan Penyakit Asam Lambung Kambuh yang Disebabkan Stres

Menguasai cara penanganan stres dapat membantu mengurangi risiko penyakit asam lambung, jantung, stroke, obesitas, dan stres. Semakin baik kamu mengatasi stres, maka semakin baik pula kamu dapat mengatasi GERD.

  • Olahraga: Kegiatan ini membantu mengendurkan otot yang tegang dan melepaskan hormon alami yang membuat kamu merasa nyaman.
  • Hindari Makanan Pemicu: Jika kamu sedang stres, maka cenderung sensitif terhadap makanan pemicu asam lambung seperti coklat, kafein, buah, jus jeruk, makanan pedas, dan makanan berlemak. Hindari makan dalam porsi besar dan berat di malam hari dan Makan maksimal 3 jam sebelum kamu tidur
  • Tidur Yang Cukup: Tidur adalah pereda stres alami dan berkurangnya stres dapat membuat tidur lebih nyenyak. Disarankan untuk meninggikan posisi kepala saat berbaring
  • Praktikkan Teknik Relaksasi: Cobalah menjalani yoga atau mendengarkan musik yang menenangkan.
  • Belajar Mengatakan Tidak: Tidak apa-apa untuk menolak hal-hal yang tidak memiliki peringkat tinggi dalam daftar prioritas kamu.
  • Tertawa: Menonton film atau video lucu atau berkumpul dengan teman yang menyenangkan. Tertawa menjadi salah satu pereda stres alami terbaik.

 

Sumber:

https://www.halodoc.com/artikel/stres-bisa-tingkatkan-risiko-penyakit-asam-lambung-kambuh

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2423/gerd-meskipun-biasa-terjadi-pada-pencernaan-manusia-jika-tidak-tertangani-dengan-benar-apakah-bisa-berbahaya

Healthline. Diakses pada 2023. Can Stress Cause Acid Reflux?Clarrett DM, Hachem C. Gastroesophageal reflux disease (GERD). Missouri medicine. 2018. Ogobuiro I, Gonzales J, Shumway KR, Tuma F. Physiology, Gastrointestinal. Diakses pada 2023

 

Komentar